Showing posts with label Teori Sistem Operasi. Show all posts
Showing posts with label Teori Sistem Operasi. Show all posts

Saturday, November 21, 2015

Pengertian Sistem Operasi

Pengertian Sistem Operasi - Sistem Operasi adalah software yang berfungsi untuk mengaktifkan seluruh perangkat yang terpasang pada komputer sehingga masing-masingnya dapat saling berkomunikasi. Sistem Operasi berfungsi perangkat dan mengontrol kerjasama bagian-bagian yang berada pada PC.

Cara Menghindari Rate Condition

Cara Menghindari Rate Condition - Kuncinya adalah menemukan jalan untuk mencegah lebih dari satu proses melakukan proses tulis atau baca kepada data atau berkas pada saat yang bersamaan. Dengan kata lain, kita membutuhkan Mutual Exclusion

Mutual Exclusion adalah suatu cara yang menjamin jika ada sebuah proses yang menggunakan variabel atau berkas yang sama (digunakan juga oleh proses lain), maka proses lain akan dikeluarkan dari pekerjaan yang sama.

Sekarang kita akan membahas masalah race condition ini dari sisi teknis programming. Biasanya sebuah proses akan sibuk melakukan perhitungan internal dan hal-hal lainnya tanpa ada bahaya yang menuju ke race condition pada sebagian besar waktu. 

Akan tetapi, beberapa proses memiliki suatu segmen kode dimana jika segmen itu dieksekusi, maka proses-proses itu dapat saling mengubah variabel, mengupdate suatu tabel, menulis ke suatu file, dan lain sebagainya, dan hal ini dapat membawa proses tersebut ke dalam bahaya race condition. Segmen kode yang seperti inilah yang disebut Critical Section.

Penjelasan Kriteria Penjadualan

Kritria yang biasanya digunakan dalam memilih adalah:
  1. CPU utilization: kita ingin menjaga CPU sesibuk mungkin. CPU utilization akan mempunyai range dari 0 ke 100 persen. Di sistem yang sebenarnya seharusnya ia mempunyai range dari 40 persen samapi 90 persen
  2. Throughput: jika CPU sibuk mengeksekusi proses, jika begitu kerja telah dilaksanakan. Salah satu ukuran kerja adalah banyak proses yang diselesaikan per unit waktu, disebut througput. Untuk proses yang lama mungkin satu proses per jam ; untuk proses yang sebentar mungkin 10 proses perdetik.
  3. Turnaround time: dari sudur pandang proses tertentu, kriteria yang penting adalah berapa lama untuk mengeksekusi proses tersebut. Interval dari waktu yang dijinkan dengan waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan sebuah prose disebut turn around time. Turn around time adalah jumlah periode untuk menunggu untuk dapat ke memori, menunggu di ready queue, eksekusi di CPU, dan melakukan M/K
  4. Waiting time: algoritma penjadualan CPU tidak mempengaruhi waktu untuk melaksanakan proses tersebut atau M/K; itu hanya mempengaruhi jumlah waktu yang dibutuhkan proses di antrian ready. Waiting time adalah jumlah periode menghabiskan di antrian ready.
  5. Response time: di sistem yang interaktif, turnaround time mungkin bukan waktu yang terbaik untuk kriteria. Sering sebuah proses dapat memproduksi output diawal, dan dapat meneruskan hasil yang baru sementara hasil yang sebelumnya telah diberikan ke user. Ukuran yang lain adalah waktu dari pengiriamn permintaan sampai respon yang pertama di berikan. Ini disebut response time, yaitu waktu untuk memulai memberikan respon, tetapi bukan waktu yang dipakai output untu respon tersebut.
Biasanya yang dilakukan adalah memaksimalkan CPU utilization dan throughput, dan minimalkan turnaround time, waiting time, dan response time dalam kasus tertentu kita mengambil rata-rata.

Pengertian Lossy Format dan Lossless Format

Lossy Format
ini berarti saat anda meng"convert" dari CD ke MP3 , anda kehilangan audio data dan kualitas. ekstensi Lossy file paling banyak digunakan adalah MP3.

Lossless Format
ini berarti ketika anda men"convert" dari cd, itu adalah format yang sama yang ada di audio cd dan kita tidak kehilangan kualitas apapun. ekstensi lossless files yang paling banyak digunakan adalah FLAC dan WMA Lossless.

Saturday, July 27, 2013

Wednesday, July 24, 2013

Penjelasan FCFS, SJF, SRTF, Priority, Round Robin, Multilevel Queue, Multilevel Feedback Queue

Penjelasan FCFS, SJF, SRTF, Priority, Round Robin, Multilevel Queue, Multilevel Feedback - Algoritma diperlukan untuk mengatur giliran proses-proses diready queue yang mengantri untuk dialokasikan ke CPU. Terdapat berbagai macam algoritma,antara lain:

First come first serve
Algoritma ini mendahulukan proses yang lebih dulu datang. Kelemahannya,waiting time rata-rata cukup lama.

Shortest job first
Algoritma ini mendahulukan proses dengan CPU burst terkecil yang akan mengurangi waiting time rata-rata.

Priority
Algoritma ini mendahulukan prioritas terbesar. Kelemahannya, prioritas kecil tidak mendapat jatah CPU. Hal ini dapat diatasi dengan aging,yaitu semakin lama menunggu,prioritas semakin tinggi.

Round Robin
Algoritma ini menggilir proses-proses yang ada diantrian dengan jatah time quantum yang sama. Jika waktu habis,CPU dialokasikan keproses selanjutnya.

Multilevel Queue
Algoritma ini membagi beberapa antrian yang akan diberi prioritas berdasarkan tingkatan. Tingkatan lebih tinggi menjadi prioritas utama.

Multilevel Feedback Queue
Pada dasarnya sama dengan Multilevel Queue,bedanya pada algoritma ini diizinkan untuk pindah antrian.